Kebiasaan Mengerjakan Pekerjaan Rumah dan Hubungannya Dengan Masa Depan

Hehehehe..

Saya baca tulisan ini dari salah satu page, senyum-senyum sendiri. Bukan suatu topik yang maha dahsyat seriusnya, memang hanya tulisan untuk main-main saja, tidak serius, tidak pakai landasan ilmiah apalagi hingga riset lama.

Nah, ditulis, agar banyak orang realized, menyadari begitu beragamnya pekerjaan rumah yang boleh jadi kita tinggal terima beres saja. Semoga dengan membaca tulisan ini, jadi paham (minimal sedikit), kalau semua pekerjaan rumah itu penting.

Topik tulisan ini adalah:

Jika kita sejak kecil sudah dibiasakan mengerjakan sebuah pekerjaan rumah, maka kelak, kita akan jadi pribadi seperti apa?

1. Mencuci piring

article-2131876-12A93114000005DC-207_468x313

28032012181235

Kalau dia cewek, maka kelak saat tumbuh besar, dia akan jadi gadis yang anggun. Anak cewek usia 5-6 tahun, terampil mencuci piring, mulai dari membuang sisa makanan, menyiramnya dengan air, disabun, dibasuh, lantas mengeringkannya, disusun di rak piring, itu simbol betapa anggunnya kelak saat dia menjadi wanita dewasa.

Kalau dia cowok, maka kelak akan jadi pemuda yang penyabar. Mencuci piring itu pekerjaan yang butuh kesungguhan bukan? Orang-orang habis makan tinggal pergi, eh kita disuruh cuci piringnya. Maka, para cowok yg sejak kecil terbiasa disuruh mencuci piring, adalah laki-laki yang pantas dipertimbangkan sebagai calon suami. Dia type suami yang penyabar 😉

2. Mencuci dan menyetrika pakaian

20090471411_BANTU_KERJAAN_RUMAH

1140413-pria-mencuci-p

Berlaku untuk dua-duanya, cowok dan cewek.

Anak-anak yang sejak kecil dibiasakan bertanggungjawab mencuci dan menyetrika pakaian sendiri, atau bahkan mencuci pakaian seluruh keluarga, akan tumbuh jadi anak yang disiplin dan paham tentang pengorbanan. Tidak mudah loh mencuci pakaian sendiri. Banyak yang suka ditumpuk-tumpuk dulu pakaiannya, kelupaan direndam, sampai bau, maka melihat anak-anak yang sejak kecil sudah terampil mencuci pakaian, itu sama saja dengan melihat calon pemuda-pemudi masa depan yang tangguh.

Apalagi menyetrika, itu menghabiskan banyak waktu, panas, belum lagi hanya untuk tahu, disetrika rapi-rapi nanti-nanti juga lusuh lagi saat dipakai. Bagaimana kalau anaknya bahkan semangat mau mencuci baju-baju tetangga? teman-temannya? Kalau yang ini, bisa dipastikan, bakal sukses besar kalau dibuatkan bisnis laundry 😀

3.  Menyapu dan mengepel rumah

IRT-2

African American couple cleaning house

Kalau cewek, ini jelas akan tumbuh jadi gadis yang gesit dan cekatan.

Kalau cowok, saat dewasa nanti akan tumbuh jadi pemuda yang bisa diandalkan, semua pekerjaan yang diberikan padanya akan beres.

Nah, mau cewek atau cowok, anak-anak yang sejak kecil dibiasakan menyapu dan mengepel rumah, pasti akan tumbuh jadi anak yang cerdas, memakai logikanya dan sistematis. Kalian tahu, lulusan sarjana sekalipun, kalau tidak pernah mengepel lantai, maka dia akan kagok, dan lupa logika bahwa ngepel itu harus mundur. Logika, bukan? 😉

4. Memasak

images.tempo.co

tytudtu

Wuah, anak-anak cowok yang sejak kecil dibiasakan masak, besok lusa akan punya istri cantik jelita. Nah, ibu-bapak, kalau mau punya menantu cantik, anak bujangnya diajari masak, ya. Kalaupun ternyata rumus ini gagal dan sy jelas ngarang saja, setidaknya di rumah akan ada koki kecil yang bisa diandalkan. Semua wanita suka dengan cowok yg pandai masak.

Sementara kalau anak cewek yang dibiasakan masak sejak kecil, sama, besok lusa juga akan punya suami yang tampannya pol, plus baik hati. Ditambah bonus, disayang anak2nya. Jadi membiasakan anak-anak masak sejak kecil, adalah strategi paling mudah untuk memperbaiki keturunan 😉

5. Menyikat kamar mandi

fgudtu

1104311620X310

Bukan main, kalau dia cowok, maka sungguh beruntung Bapak/Ibu yg punya anak demikian. Kelak kalau sudah besar, dia berbakat jadi pemimpin semacam gubernur DKI Jakarta yg rendah hati dan suka mendatangi orang-orang kecil itu. Tanya saja sama beliau, waktu kecil pasti rajin menyikat kamar mandi.

Nah, kalau dia cewek, dia akan tumbuh jadi ibu yang sayang  anak-anaknya, menjaga keluarganya, dan bisa selalu menjaga amanah.

Apa hubungannya menyikat kamar mandi dengan hal tersebut? Cobalah menyikat kamar mandi, toilet, dan sebagainya, maka akan paham sendiri. Ilmu ini hanya bisa dipahami jika dipraktekkan.

Kurang lebih demikian 😀

Maka adik remaja atau juga orang dewasa yang membaca artikel di blog ini, bersyukurlah selalu jika keluarga kita berkecukupan dan kita tidak perlu melakukan hal ini semua, sebab ada yang sudah membereskannya.

Tapi se kaya apapun keluarga kita, se makmur apapun orang tua kita, kita selalu bisa memilih untuk bisa bekerja di rumah, mengurus pekerjaan rumah. Jangan sebaliknya, sudah orang tuanya ngos-ngosan cari nafkah, kita susaaaahnya minta ampun disuruh ngepel. Lebih sering ribut minta pulsa biar bisa facebookan, internetan, hang out. Hmmm..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s